Testing MS Software Rollout with Python ,WMI, and LDAP3

Most MS (Microsoft) software roll-out are release via SCCM to all Project Infrastructure (DC, AD, Application Servers, Application Clients). Usually testers are using Standards MS Tools like Powershell, MS CMD (tools: like netsh, wmic, etc) for validating Installation results on targets.

This article describe how the same tasks solve with python scripting using WMI & LDAP3 library.

Common Test Task & Rollout Workflow:

  1. Rollout related Packages will be distributed to MS SCCM
  2. Over SCCM Application GUI Testers trigger the release processes for target environment (Server/Client PC)
  3. On target environments testers mock up the sccm client update sequence to push roll-up update for related Packages.
  4. After SCCM agent invoke successfully SW update, the validation steps starting, Testers use common  MS OS GUI like “Software Information GUI” or “Service Information GUI ” for validating Installation status. Some Testers also used Powershell commands for Validating installations.

 Just daily tasks for MS Administrator , as test analyst , I try to find out more efficient way.

After  some investigation  I find out, the way validating MS SW status over WMI Interfaces are much easier than any Powershell or Dos Batch command, especially  with pywmi.  

These following WMI class Objects  are interesting for SW Installations
Validation :

  • Win32_OperatingSystem
  • Win32_Product
  • Win32_BaseService
  • Win32_Service
  • Win32_NTDomain
  • win32_optionalfeature
  • win32_ComputerSystem
  • Win32_PingStatus

Using pywmi, ldap3, winkerberos and common Excel library on python, I created scripts which extract the installed SW, Services Status, Drive Mapping , Domain configuration and AD Application User Accounts. All as excel files containing  Tabs related to the mentions check Topics.

Status, Drive Mapping , Domain configuration and AD Application User Accounts. All as excel files containing  Tabs related to the mentions check Topics

I Run it before SW update and after Update, find out the delta Information’s I got in my excel sheet and cross check if all Items match to release roll-out specifications.  

Added Value:

  • The script can be pointed for remote Target using WMI remote functionality.
  • Limited scripts to do only wmi-get  / LDAP show action (under executable) , to guaranties that no system or installation change cause by test action.
  • Validating more easier than with MS Scripting( I created “.exe” files for each test with py2exe)
  • I don’t mess any test object, because no installation for python needed (all checks are run as “.exe” files and can easily remove after test)

Ref:

Analog Kamera Forum

Bermula dari thread tentang komunitas kamera tua di fn (fotografer.net), dan Komunitas Kamera Analog Indonesia di yahoo

lalu di Facebook (Komunitas Kamera Analog Indonesia).

Müncul ide Blog ini, dengan tujuan untuk memudahkan pertukaran informasi (info tentang kamera analog, links yang berguna, sarana tanya jawab, sarana mendapatkan data reparasi kamera, sarana pertukaran informasi/gambar kamera analog yang langka)

Sepanjang waktu saya memungkinkan saya mencoba untuk posting data yang saya kumpulkan untuk rekan rekan penggemar kamera analog di milis ini silahkan bergabung .

salam

Andie Tanadi

Migrasi Pi OS dari SD card ke SSD pada Pi 3 B+

selama ini semua implementasi saya dengan Pi (raspberry pi 2 / Zero W) menggunakan medium SD card sebagai sarana medium untuk OS Rasbian.

Tentunya sarana medium SD untuk penyimpanan sangat terbatas oleh harga dan “live Cycle” dari SD, Yang dimaksud dengan live Cycle adalah Dauer hidup dari SD card yang anda pakai adalah  terbatas, tergantung dari kwalitas Merek yang anda pakai, dengan kata lain semangkin sering anda menulis di SD medium anda semangkin pendek dauer hidup dari SD card anda!

Faktor keterbatasan ini sangat mengganggu seandainya anda menggunakan Raspbery anda sebagai “Web Server”, lagi pula jika anda ingin membuat “Web Site” yang banyak memuat foto maka anda membutuhkan medium speicher yang lebih besar dari 8/16 GByte.

Saya menggunakan pi 2 B pada mulanya dengan SD Card 16 GB untuk Worldpress site ini. Pada kesempatan ini saya akan mengulas sedikit bagaimana saya memindahkan World Press tersebut ke pi 3 B+ dengan SDD sebagai medium penyimpanan OS.

 Hardware yang anda perlukan:

  • Raspberry pi 3B+ / pi3B
  • SSD card & adapter kabel SATA ke USB2
  • Initial SD card untuk konfigurasi boot manager

Program yang anda perlukan :

  • Raspbian Streach Image ( karena Site Worldpress saya sudah berbasis Streach Light maka saya hanya memerlukan , membuat image dari SD card saya untuk kemudian saya pindahkan ke SSD card).   
  • “Burnning” image Program untuk Operating system yang anda perlukan, karena saya pengguna MAC maka saya menggunakan Etcher .

Langkah migrasi yang anda perlu lakukan sebagi berikut:

  • Buatlah image dari SD card yang akan di migrasi.
  • Setelah itu dengan SD card dengan Rasbian Streach versi tahun 2018 anda dapat mempersiapkan boot setting untuk pi3 B/B+ anda sebagai berikut:  
    • sudo apt-get update
    • sudo apt-get install rpi-update
    • sudo branch=next rpi-update
  • berikut ini komando untuk nmenyalakan USB Boot mode:
    • echo program_usb_boot_mode=1 | sudo tee -a /boot/config.txt
  • Sekarang yang anda harus lakukan adalah memindahkan image dari aplikasi raspberry anda dari image ke SSD card, untuk pembuatan image dengan Etcher Unsafe mode harus anda aktivkan (enable).
  • Peringatan !!!  sebelum anda menekan Button Flash , pastikan bahwa anda telah memilih drive (medium) yang tepat, kalau tidak kemungkinan besar anda akan merusak target anda , 
  • Setelah SSD Drive terisi dengan applikasi dari Image silahkan untuk menghubungkan SSD anda dengan USB adapter ke pi3B/B+
  • Setelah itu anda dapat mengeluarkan SD card dari Pi3B/B+ anda dan melakukan reboot
    • sudo shutdown -h now
    • cabut kabel power anda
    • keluarkan SD card dari PI
    • hubungkan SDD dengan SATA-USB adapter ke pi
    • hubungkan kabel power anda , dan lihat apakah pi anda sukses untuk reboot. Untuk langkah selanjutnya anda membutuhkan tool gparted, pada umumnya partisi dari ssd tidak dimanfaatkan semaximal mungkin dengan image burn, dan anda memerlukan gparted untuk merelokasi partisi SDA2 di SDD anda:

Installasi gparted & gksudo:

sudo apt-get install gparted
sudo apt-get install gksudo

check penggunaan ssd dengan:

dh - --total

Start gparted dari terminal di mac dengan:

gksudo gparted &

disini silahkan anda merubah sda2 partition sehingga maximal:

df -h --tatal

Disinilah anda akan melihat perubahan dari sebelumnya

Selamat mencoba!!!

Referensi bagaimana melakukan migrasi secara manual bisa anda lihat di sini

MS Powershell 6 dengan Raspberry Pi2 / Pi3

Untuk rekan rekan yang bergerak(bekerja) sebagai windows system administrator tentu anda mengenal Powershell yang selama ini digunakan untuk mengadministrasikan MS Windows OS.

Sejak Versi Powershell 6 (Core) tertanggal
23.08.2018 anda dapat menjalankan semua Powershell script (.PS1) tidak saja dari Windows PC tetapi dari semua system OS (Lin(x) atau MAC).

coba bayangkan betapa besar kemungkinan implementasi yang anda dapatkan (administrasi  & test MS-SCCM, -SCOM ,dll lewat raspberry) ! 

limitasi: untuk saat ini Powershell 6 (Core) hanya berfungsi dengan pi2 atau pi3, tidak pada Pi Zero.

Untuk informasi instalasi di OS Rasbian(Stretch) silahkan lihat disini

Untuk informasi instalasi wmic id lin(x) silahkan lihat di sini

Untuk informasi instalasi python winRM silahkan lihat di sini

Homebridge sebagai jembatan antara HomePod dan IOT device

Kebanyakan alat IOT device atau sensor , mempunyai Interface dengan Android, tapi jarang sekali yang out off the box mempunyai implementasi untuk dipakai dengan Apple Home,

Dengan menggunakan Pi Zero W sebagai Homebridge Server anda dapat menhubungkan IoT devices anda dengan Apple Home sehingga, data data sensor dan Applikasi hardware anda bisa difungsikan lewat siri, yang anda perlukan hanyalah menciptakan konfigurasi Homebride yang cocok untuk IoT device anda dan memakai atau mengimplementasikan Homebridge plugin yang cocok untuk IoT device anda!

Hardware untuk IOT:

  • raspberry zero WH
  • raspberry pi2b
  • DS1820 temperature sensor
  • IPHONE/IPAD
  • HomePod
  • Fritz Router
  • TP-Link HS110 Switch
  • Pi Camera 8MP ver2.1

Software :

  • NodeJs
  • homebridge & needed plugin
  • onewire scripts

Weekend projekt ini hanya perlu waktu 2 Jam untuk implementasi

Dengan Plugin untuk Homebridge saya sudah menghubungkan  PiCamera, One Wire Temperatur Sensor , serta TP-Link Switch HS110 sehingga bisa digunakan dengan siri.

Regresion Test Tools:

  • Ride sebagai Test Case Tools
  • Hasil Test dalam bentuk HTM(xml)
  • Robotframework dapat di gunakan untuk berbagai OS and Hardware (Wins, Mac, Linux, Unix)!

#WasMichMotiviert

Pi -Zero sebagai Test automation Framework


Anda dapat menggunakan Rasbian OS dan Pi-Zero sebagai  basis automation test Framework untuk Embedded Testing.

Anda tidak perlu merubah instalasi di PC anda, cukup dengan memakia SSH ke pi , anda bisa menggunakan tools yang anda perlukan

Anda bisa menggunakan Ride sebagai Test Case editor

Hasil Test dalam Format HTML untuk Report

Hasil Test dalam Format HTML untuk Log

Robotframework bisa dipakai untuk semua OS and Hardware (Wins, Mac, Linux, Unix)!

#WasMichMotiviert

Raspberry pi Komputer “Zaman Now”

Dalam artikel ini saya coba untuk membahas mengapa, menurut saya anda perlu mengenal lebih jauh Raspberry board sebagai  hardware yang berguna untuk penerapan IT.

Seiring dengan perubahan waktu motherboard dari PC berevolusi menjadi lebih kompak, bukan itu saja, pada akhir tahun 2012 keluar produksi dengan Broadcom chips & ARM Processor, kelebihan board ini, adalah kemampuannya untuk memadukan Lin(x) OS & Hardware dengan GPIO. Efek yang lebih dari board ini adalah konsumsi listriknya yang maximal hanya 3 W saja.

Pada umumnya semua  Board dari Raspberry , menggunakan OS Raspbian, salah satu mutasi dari Debian distributor, Hampir semua aplikasi atau Program yang bisa dipakai di Lin(x) system dapat anda implementasikan di Hardware ini dengan OS Raspbian.

Faktor yang menarik untuk menggunakan Hardware ini di Indonesia adalah Faktor harga yang relativ minim untuk Versi Zero W berada sekitar 15 € , untuk Versi 3B harganya sekitar 35 €.

diforum ini saya akan mencoba untuk memberikan idee-idee , kepada rekan rekan sekalian untuk apa saja anda dapat menggunakan board ini, selama waktu saya memungkinkan.

Sebagai contoh nyata, Site saya ini adalah salah satu aplikasi yang berjalan dengan menggunakan Raspberry pi 3B+ (awal mulanya dengan pi2B),  yang saya hosting sendiri dengan menggunakan DNS service dari no-IP.

Selain itu WPress Blog saya ini hanya memerlukan listrik sebesar 8W/jam untuk 24/7 Online Time, dengan solusi SSD dan Pi3B+

Salam dan hormat saya ,

Andie Tanadi

Sputnik stereo kamera

Sputnik Stereo Kamera

Sputnik adalah kamera pertama yang saya miliki, ketika saya memulai pemotretan Stereo, kamera ini menggunakan Rolfilm format ,pemotretan adalah 6×6 cm, berarti anda harus mempunyai projektor untuk medium format untuk memprojeksikan stereo dias anda, kekurangan lainya adalah jumlah gambar yang hanya 6 pasang untuk satu rol film 120.

Yang tentunya sangat mahal dibandingkan dengan Belplasca atau Realist, selain itu juga problem yang harus anda hadapi karena kamera ini kamera buatan rusia, ruang film yang mempunyai refleksi, saya memerlukan waktu 3 bulan dengan berbagai percobaan cat sampai saya dapat membuat ruang film yang bebas refleksi.

Spesifikasi Sputnik 

  • Kameratype : MF-Reflex
  • Film type : 60X60 mm
  • Stereobasis : 63,2 
  • Format gambar : 55 x 55 mm 
  • Lensa : T-22 7,5cm:4,5
  • Diagfragma : 4,5 – 22 
  • Kecepatan Rana : B, 1/10, 1/25, 1/50, 1/100- sec,
  • B Blitzsyncrone : 1- 1/100sec 
  • Jumlah Gambar Stereo: 6 pasang 

Kamera yang mempunyai banyak problem seperti kamera rusia lainnya , tetapi setelah tiga bulan adalah kamera yang menyenangkan terutama kalau saya harus mengambil gambar untuk dicetak sebagai stereocard.

Salah satu cara terbaik untuk , memulai stereo fotografi adalah membeli, atau mencari kamera-kamera tua tahun 50′ an untuk kemudian diperbaiki sendiri , atau membuat sendiri kamera stereo dengan kamera yang ada.